Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2009

Berpuisi Yuk! (2)

Adakah


Adakah rembulan disana
Yang tersenyum pada dedaunan malam
Menyapa salam dari pohon palm
Walau kelam...
Tak mencekam..

Adakah bintang disana
Yang menyampaikan sejuta kenang
Akan kerlap-kerlip kinang-kunang
Walau menang...
Tak tenang....

Adakah aku disana
Yang menggenggam sejuta impian
Berlari menggapai cita
Dengan Asa
Yang menggelora

Adakah rembulan
Adakah bintang
Adah aku
disana......

Fazha R

Ditulis:

Bogor-jakarta,

07-08 September 2009

.

Tidakkah

Sahabatku,

Tidakkah kau bersikap dingin padaku

Padahal kerap ku memancing angkaramu

Dalam remang-remang lampu jalanan

Mengapa kau bersikap hangat padaku

Sehangat mentari pagi

yang menyelinap masuk jendela kamarku

Sahabatku,,,

Tidakkah kau bersikap kasar padaku

Padahal kerap ku mengacaukan hatimu

Dalam bentakan kata di tengah ketenanganmu

Mengapa kau bersikap lembut padaku

Selembut bunga ilalang melewati sela jemariku

Fazha R

Ditulis : Jakarta, 08 September 2009

Kamis, 20 Agustus 2009

Berpuisi Yuk!!!

Satu.......

Perangkap Tikus Pengadilan


Pagi…………………………
Dliputi kabut kemalangan yang dalam
Kelam, asa ku berkata itu malam
Gelap, begitu pun ketika ku terperangkap  
Oooo dalam perangkap tikus-tikus pengadilan

Diseret-seret dengan borgol karet
Tanpa hati tak manusiawi
Tak ada satu pun yang memanusiakan manusia
Bak menyeret bangkai di tepian Ciliwung
Ooooo dalam perangkap tikus-tikus pengadilan

Ketika ku lirik lampu dan para calo
Tak ada yang menatapku
Berpaling menjauh 
Kejam, apa keadilan mereka telan dalam-dalam
Keadilan seakan dijual dengan harga eceran

Tak ada yang protes
Atau bahkan sekedar berpuisi???

Ooo Tuhan tolong, tolonglah
Tak mau ku terus terperangkap

Dalam perangkap tikus pengadila

Karya: Fazha R 

Dua..........

Rupiah

Rupiah hidup dalam dekapan telapak tangan
Tanpa dosa, kini penuh dosa
Rupiah dari peluh kesabaran
Tanpa sahur namun berpuasa

Apa yang ada dalam jiwa raga?
Rupiahkah yang tak bernyawa
Nafasa insan dalam panggung dan laga
Surgawi, mutlak tak akan terbawa

Rupiah berkata dalam cetakan berwarna 
Isi hati terungkap membatu
Namun sayang, sayang, dan saying
Secarik persegi layu dan melayu
Dalam hausnya warna-warna kehidupan

Karya : Fazha R.

Tiga............

Sisi Hati

Seputih Melati, meroda kubu waktu
Hentakan debur ombak kebiruan
Mendasar dalam telaga sanubari
Sepanjang masa renaisancee
Terulir sudut perwayangan

Perang Akbar selalu jumpa
Jumpa kelam di pelupuk mata
Lawan nafsu dari tiap anatomi
Angkara jiwa asa menggelora

Apa itu? Tak ada kabar langit?
Awan hitam, uap syaitoniyyah
Kan hujani galaksi seputih melati
Sapukanlah dengan lidi-lidi doa
Julurkan pedang cahaya Illahi
Allahu Akbar……

Karya: Fazha R